Sistematika Penulisan Karya Ilmiah │Kelas 11 IPA

Hai, sobat!

Kamu pasti pernah mendengar tentang karya tulis ilmiah atau bahkan sudah pernah belajar membuatnya di bangku SMP dulu, kan? Eits, kalau belum tahu, enggak apa-apa, kok! Nanti kita cari tahu bersama. Oh ya sekarang ini mulai banyak kompetisi tentang penulisan karya tulis ilmiah? Mulai banyak lho instansi yang menjadi fasilitator terselenggaranya berbagai kompetisi KTI. Tujuannya yaitu untuk mengembangkan daya pengetahuan anak-anak muda tanpa terkecuali kalian yang masih duduk di bangku sekolah. Selain itu, hasilnya akan dipublikasi dan dijadikan referensi bagi banyak instansi atau lembaga yang terkait. Bagaimana? Menarik banget kan? Nah untuk mengembangkan pengetahuan dan kemampuan kalian dalam membuat karya tulis ilmiah, kita akan jabarkan bagaimana sistematika karya tulis ilmiah yang baik dan benar.

Sebelumnya, kamu harus mengetahui apa itu karya tulis ilmiah. Karya tulis ilmiah adalah sebuah karya tulis dengan sifat-sifat keilmiahan yang mengikuti aturan-aturan pada ilmu pengetahuan di dalamnya. Contoh karya tulis ilmiah yang mungkin familiar adalah skripsi.

Untuk dapat dikatakan sebagai karya tulis ilmiah, tentu saja sebuah karya tulis memerlukan sejumlah persyaratan. Selain memiliki gagasan ilmiah hasil pemikiran penulis di dalamnya, sistematika penulisan karya ilmiah terdiri dari serangkaian narasi, eksposisi, deskripsi, dan dokumentasi juga harus memiliki sejumlah hal yang mendukung alur pikir di dalamnya, misalnya tabel atau gambar faktual. Kira-kira kamu bisa membuatnya enggak ya, guys? No worry sobat. Kali ini, minvin punya ulasan tentang sistematika penulisan karya ilmiah yang pastinya akan membantumu untuk berlatih membuat karya ilmiah. Ready? Set, go!

Karya Ilmiah

Karya Ilmiah adalah karya tulis yang dibuat guna memecahkan suatu permasalahan dengan landasan teori dan metode-metode ilmiah yang teruji. Pada umumnya Karya ilmiah berisikan data, fakta, dan solusi mengenai suatu masalah yang terjadi secara nyata. Penulisan karya ilmiah harus dilakukan secara runtut dan sistematis. Tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah sebagai sarana melatih mengungkapkan pemikiran dalam bentuk tulisan yang sistematis dan metodologis. Berikut sistematika yang biasanya perlu kita ikuti dalam penulisan isi KIR.

Sistematika Karya Ilmiah

Bagian Awal

  • Halaman judul

Pada halaman ini di tuliskan judul penelitian dengan lengkap, sehingga pembaca dapat mengetahui garis besar isi makalah. Di bawah judul dapat di cantumkan jenis dan tujuan laporan, dan identitas penyusun.

  • Kata Pengantar

Kata Pengantar adalah bagian makalah yang berfungsi mengantarkan pembaca pada permasalahan yang akan di bahas dalam sebuah makalah. Dalam kata pengantar di uraikan: Ungkapan rasa syukur penulis, identitas karya ilmiah, uraian singkat isi karya ilmiah, ucapan terima kasih, harapan penulis dan identitas penulis.

  • Daftar Isi

Bagian ini berisi daftar yang menggambarkan keseluruhan isi pokok laporan dengan mencantumkan secara jelas urutan bab dan subbab beserta halaman tempat bab atau subbab tersebut.

  • Daftar Gambar/tabel

Apabila dalam laporan diperlukan lampiran tabel ataupun gambar yang menunjang isi laporan, semua tabel/gambar yang diperlukan harus dicantumkan dalam daftar tabel. Daftar yang dimaksud, selain daftar isi, juga dapat berupa daftar tabel dan daftar gambar yang terdapat pada karya tulis ilmiahmu.

Bagian Isi

  • Latar Belakang

Sebutkanlah permasalahan umum yang menjadi fokus penelitian sekaligus dengan faktor-faktor yang menyebabkan munculnya permasalahan itu. Oh ya, masalah yang disebutkan ini harus kamu kerucutkan agar lebih fokus dan spesifik sesuai dengan penelitian, ya. Jangan lupa, utarakan pula argumentasimu.

  • Batasan masalah

Pembatasan masalah (menjelaskan kedalaman ilmu dan area pembahasan).

  • Rumusan Masalah

Rumusan masalah di rumuskan dalam bentuk kalimat tanya atau pernyataan.

  • Tujuan

Sebuah penelitian hendaknya memiliki sebuah tujuan yang dapat di capai setelah penelitian berakhir.

  • Kegunaan/Manfaat

Uraian tentang hasil karya ilmiah apa saja yang di unggulkan dan dapat di sumbangkan dari hasil penelitian.

  • Kajian Teoritis

Seperangkat konsep batasan dan proposisi yang dapat menyajikan suatu pandangan sistematis, tentang fenomena dalam penelitian dengan merinci hubungan antar variabel yang bertujuan menjelaskan serta memprediksikan fenomena tersebut.

  • Pembahasan

Untuk karya ilmiah yang perlu dipersiapkan penulis adalah memberikan analisis bahasan yang dilakukan untuk memperkuat argumentasi dan diskusi ilmiah yang dilakukan yang kita buat, caranya dengan menerapkan beberapa hal ideal dengan fakta yang pastinya ada beberapa faktor yang mempengaruhi maupun menghalanginya.

  • Simpulan

Dengan penelitian yang telah selesai, kamu sebagai penulis kini harus memberikan pemaknaan terhadap penelitian tersebut.

  • Saran

Kamu juga dapat menuliskan rekomendasi yang di peruntukkan bagi pengguna hasil penelitian atau peneliti berikutnya yang mungkin akan menjalankan penelitian selanjutnya.

Bagian Penutup

  • Daftar Pustaka

Untuk menghindari plagiarisme, jangan lupa cantumkan daftar pustaka. Cara membuat daftar pustaka nanti kita ulas khusus bersama minvin.

  • Lampiran*

Dokumen-dokumen yang kamu gunakan harus kamu cantumkan dengan nomor urut pada bagian ini.

Itulah tadi pembahasan singkat minvin tentang sistematika penulisan karya ilmiah. Mudah-mudahan cukup memberikan informasi bagi kamu yang sedang mau menulis karya ilmiah, ya. Nah, kalau kamu masih mau mendapat bimbingan tambahan di luar kelas sekolah secara intensif kalian bisa bergabung di Regular Class Marvin Bimbel. Kalian akan mendapatkan tambahan dengan pendampingan tentor profesional dengan seeting kelas selayaknya di sekolah namun dengan kondisi jumlah siswa yang lebih sedikit sehingga lebih intens dan konsentrasi.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *