Penerapan Prinsip Bidang Miring │Kelas 8

Halo sobat marvin, pernahkah kalian jalan melewati jalanan pegunungan ?  kalian menyadari tidak kalau jalanan di pegunungan berkelok kelok meliuk liuk. Apa sih sebenarnya tujuan dari jalan yang sengaja di buat berkelok kelok? Jika kamu mengunjungi pegunungan, tentu tak heran jika akan melewati jalan yang berkelok-kelok. Selain dapat menikmati pemandangan hijau di kiri dan kanan jalan, jalan yang berkelok terkadang memberikan efek tersendiri saat pergi ke gunung. Namu, kamu yang tak tahan dengan jalanan seperti ini mungkin bisa mabuk darat.

Lalu, mengapa kita selalu menemui jalan di pegunungan yang berkelok-kelok ya? Memang ketika jalan di buat berkelok-kelok, waktu dan jarak yang akan di tempuh jadi bertambah. Jarak juga jadi lebih panjang daripada jalan yang lurus. Kondisi ini terlihat merugikan bagi pengguna jalan, tetapi siapa sangka bahwa ada banyak manfaat ketika jalan di pegunungan di buat berkelok.

Jalanan di pegunungan memang sengaja di buat berkelok-kelok. Hal ini ternyata dapat membantu kendaraan yang naik maupun turun jadi lebih mudah untuk melaju. Kamu yang menggunakan kendaraan bermotor baik mobil maupun motor ternyata umumnya tidak cukup kuat jika harus melewati tanjakan yang terjal dengan jarak yang cukup panjang dan waktu yang lama. Jalur berkelok-kelok di pegunungan sebenarnya menggunakan sistem bidang miring, hal ini dilakukan agar mendapatkan keuntungan mekanis yang cukup besar agar kendaraan dapat menaikinya dengan mudah dan turun tidak dengan kecepatan tinggi. Mobil sendiri sebenarnya tidak cukup bertenaga untuk mendaki jalur yang curam sehingga di buat jalur berkelok-kelok untuk mengurangi tenaga yang di butuhkan agar bisa sampai ke ketinggian yang sama. Nah bagaimana cara kerja prinsip bidang miring? Yuk simak ulasan berikut.

Bidang Miring

Tahukah kamu apakah bidang miring itu? Bagaimana penerapan bidang miring dalam kehidupan sehari-hari. Bidang miring merupakan Salah satu jenis pesawat sederhana yang paling sering digunakan adalah. Seperti namanya, bidang miring memang memiliki kemiringan tertentu. Definisi lengkapnya, bidang miring merupakan lintasan dengan kemiringan tertentu dan membentuk sudut terhadap permukaan horizontalnya. Salah satu contoh orang yang memindahkan drum ke dalam bak truk dengan menggunakan papan sebagai bidang miringnya. Dengan demikian drum berat yang besar ukuranya dengan mudah di pindahkan keatas truk.

Sebuah bidang miring menurunkan gaya yang di butuhkan untuk menaikkan benda ke tempat tinggi dengan menambah jarak pemberian gaya yang harus di berikan ke posisi tujuan. Bidang miring adalah suatu permukaan datar yang memiliki suatu sudut, yang bukan sudut tegak lurus, terhadap permukaan horizontal. Penerapan bidang miring dapat mengatasi hambatan besar dengan menerapkan gaya yang relatif lebih kecil melalui jarak yang lebih jauh, dari pada jika beban itu di angkat vertikal.

Rumus

Berdasarkan rumus di atas, kita jadi bisa tahu nih kalau gaya akan berbanding lurus dengan tinggi bidang miring. Semakin landai bidang miring tersebut, maka gaya yang dikerjakan akan semakin kecil. Sebaliknya, semakin curam bidang miring tersebut, maka gaya yang dikerjakan akan semakin besar.

Selain kita bisa menghitung gaya dengan rumus bidang miring, kita juga bisa mengetahui keuntungan mekanisnya, Sobat. Keuntungan mekanis ini adalah sebuah angka yang menunjukkan berapa kali pesawat sederhana dapat menggandakan gaya. Caranya, dapat kamu lihat pada rumus di bawah ini!

Sebagai pesawat sederhana, bidang miring juga memiliki keuntungan mekanis (mekanik). Bidang miring memiliki keuntungan mekanis yang merupakan perbandingan antara berat beban dan gaya, atau perbandingan antara panjang dan tinggi bidang miring.

Kelemahan dan Kelebihan

Keuntungan menggunakan bidang miring adalah memperkecil usaha yang dilakukan dengan menambah jarak tempuh. Bidang miring akan mempermudah gerakan benda dengan bidang yang datar tetapi di buat miring untuk mengangkat benda ke tempat yang lebih tinggi. Sedangkan, kelemahan atau kerugian penggunaan bidang miring adalah jarak yang ditempuh atau dilalui semakin lebih sehingga untuk menggunakannya diperlukan waktu yang relatif lebih lama.

Penerapan Prinsip

Prinsip kerja bidang miring digunakan pada pembuatan jalan-jalan di bukit dan pegunungan, sekrup, resleting, dan tangga. Sekrup bekerja dengan menggunakan prinsip bidang miring. Pada dasarnya, sekrup adalah bidang miring yang melilit pada sebuah silinder. Pada sekrup terdapat silinder dan uliran yang bekerja bersamaan. Jika sekrup di putar satu kali maka kepala sekrup dan sumbu sekrup akan bergerak melingkar satu kali. Berikut ini secara lengkap 5 contoh penerapan bidang miring dalam kehidupan sehari-hari:

  • Tangga
  • Pisau
  • Sekrup
  • Resleting
  • Jalan berkelok

BACA JUGA Sistem Gerak Manusia│Kelas 8

Sekarang kamu sudah tahu kan kenapa jalanan di pegunungan berkelak kelok. Ternyata, penggunaan prinsip bidang miring ini ada manfaatnya, lho. Apalagi manfaatnya kalau bukan untuk meringankan beban kerja yang ingin kita lakukan. Coba deh kamu bayangkan kalau kamu berada di jalanan yang menanjak dan jalanannya lurus pasti akan terasa lebih berat. Begitu juga halnya jika tidak adanya alat-alat yang menggunakan prinsip bidang miring lain. Pekerjaan kita jadi semakin berat dan terhambat. Iya apa iya? Ohiya, kamu juga bisa lho mempelajari materi ini lebih lengkap lagi bersama teman teman dengan kondisi kelas yang super nyaman dan kondusif. Selain itu kamu juga di bimbing smart guide marvin bimbel yang keren keren. Jadi semakin mantap, nih! Yuk segera daftakan diri kalian di sini ya….

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *