Tahap-Tahap Pembelahan Mitosis │Kelas 12 IPA

Sel sebagai organisme terkecil melakukan berbagai aktivitas seperti makhluk hidup pada umumnya. Mereka melakukan respirasi, memperoleh makanan, dan bereproduksi, walaupun dengan cara yang berbeda dengan makhluk multiseluler. Salah satu ciri fisiologis dari makhluk hidup adalah reproduksi, yaitu suatu upaya dari makhluk hidup untuk memperbanyak diri serta melestarikan jenisnya.

Sobat marvin, masih ingatkah kalian dengan salah satu teori sel yang berbunyi bahwa sel merupakan unit reproduksi? Sebelum hal ini kita kaji lebih jauh , cobalah ingat, mengapa batang pohon yang sudah dipangkas dapat tumbuh kembali?

Pada bagian ujung batang atau ujung akar, terdapat suatu jaringan yang disebut jaringan meristematik. Jaringan meristematik adalah suatu jaringan yang aktivitas sel-selnya selalu membelah sehingga pada bagian ini memungkinkan sel bertambah panjang. Sel bertambah panjang karena terjadinya perbanyakan sel dengan cara reproduksi sel (pembelahan sel). Oleh karena itu, pada bab ini kita akan pelajari tahapan pembelahan sel. Sel melakukannya dengan cara membelah diri. Cara ini biasanya di bedakan menjadi dua jenis, yaitu mitosis dan meiosis.

Pembelahan Mitosis dan Meiosis di alami oleh seluruh sel. Seluruh organisme, baik tumbuhan, hewan, maupun manusia tersusun atas sel-sel. Sebab itu, pembelahan mitosis dan meiosis di alami oleh semua makhluk hidup. Untuk kali ini kita belajar mengenai tahap mitosis terlebih dahulu, mitosis beserta tahap-tahapnya. Apa saja ? check this out ya sobat.

Mitosis

Pembelahan mitosis terjadi pada sel-sel tubuh makhluk hidup yang disebut sel somatik. Sel somatik melingkupi seluruh sel yang membangun tubuh seperti sel kulit, sel darah, dan sel otot. Sel somatik bersifat diploid, yakni memiliki dua set kromosom. Pada manusia, satu set terdiri dari 23 kromosom. Satu set didapatkan dari ayah, dan satu set lainnya didapatkan oleh ibu, sehingga totalnya ada 46 kromosom.

Ada dua fungsi pembelahan secara mitosis. Pertama, pembelahan secara mitosis berfungsi untuk membentuk sel-sel baru agar organisme dapat tumbuh. Kedua, pembelahan secara mitosis berfungsi untuk mengganti sel-sel yang rusak. Karena membentuk sel somatik yang baru, sel-sel baru yang dihasilkan harus memiliki jumlah kromosom yang sama agar sel-sel baru ini mampu melanjutkan tugas sel induknya.

Proses secara mitosis di awali sel induk dengan melakukan duplikasi kromosom, yang tadinya 46 kromosom menjadi 92 kromosom. Kromosom tersebut kemudian di bagi kepada masing-masing sel anak sehingga sel anak memiliki jumlah kromosom yang sama dengan sel induk, yaitu 46 kromosom. Dan mitosis biasanya diawali setelah terjadinya proses peleburan antara sel-sel pada kelamin jantan dan sel-sel pada kelamin betina yang nantinya akan membentuk zigot yang mempunyai sifat diploid (2n). Pembelahan mitosis berlangsung secara bertahap melalui beberapa fase yaitu profase, metafase, anafase dan telofase. Selain itu ada pula interfase, yang merupakan fase antara mitosis satu dengan mitosis berikutnya.

Profase

Pada fase ini, sel induk yang akan membelah memperlihatkan gejala terbentuknya dua sentriol dari sentrosom, yang satu tetap di tempat, yang satu bergerak ke arah kutub yang berlawanan. Tiap sentriol memancarkan serabut-serabut berupa filamen yang disebut benang gelendong pembelahan (benang spindel) yang menghubungkan sentriol satu dengan sentriol lain.

Membran inti yang masih tampak pada profase awal kemudian segera terpecah-pecah. Dengan begitu Nukleoson menghilang. Setelah itu, butiran kromatin memanjang menjadi benang kromatin yang kemudian memendek dan menebal menjadi kromosom, dengan bagian yang menggenting disebut sentromer. Sentromer adalah bagian kromosom yang tidak dapat menyerap zat warna. Tiap – tiap sentromer mengandung kinetokor yaitu tempat mikrotubulus terikat.

Di akhir profase, selubung inti sel pecah dan setiap kromatid melekat di beberapa benang spindel di kinektokor. Kromosom duplikat lalu meninggalkan daerah kutub dan berjajar di ekuator. Pada sel tumbuhan yang tidak mempunyai sentriol, benang gelendong pembelahan ini terbentuk di antara dua titik yang disebut titik kutub. Setelah tahap profase, selanjutnya adalah tahap metafase.

Metafase

Periode selama kromosom di ekuatorial disebut metafase. Membran inti sudah menghilang. Kromosom berada di bidang ekuator dengan sentromernya seolah kromosom berpegang pada benang gelendong pembelahan. Pada fase ini, kromosom tampak paling jelas.

Anafase

Selama anafase, kromatid bergerak menuju ke arah kutub-kutub yang berlawanan. Kinetokor yang masih melekat pada benang spindel berfungsi menunjukkan jalan, sedangkan lengan kromosom mengikuti di belakang.

Telofase

Kromatid-kromatid mengumpul pada kutub-kutub. Benang gelendong menghilang, kromatid menjadi kusut dan butirankromatid muncul kembali. Selaput inti terbentuk kembali dan nukleolus terlihat lagi. setelah itu, terjadi proses sitokenesis, yaitu pada bagian bidang ekuator terjadi proses sitokinesis, yaitu pada bagian bidang ekuator terjadi lekukan yang makin lama semakin ke dalam hingga selinduk terbagi menjadi dua yang masing-masing mempunyai sifat dan jumlah kromosom yang sama dengan induknya.

Interfase

Interfase disebut pula fase istirahat, tetapi sebutan ini kurang tepat karena justru pada saat ini sel mempersiapkan diri untuk pembelahan lagi dengan mengumpulkan materi dan energi. Pada fase ini kromosom tidak tampak, tetpai butiran kromatin tampak jelas. Pada fase ini, tingkah laku kromosom tidak tampak sehingga beberapa pendapat menganggap fase ini bukan termasuk fase mitosis.

Wah, menarik sekali, ya! Semoga kamu paham dengan materi kali ini. Oh iya, kamu bisa belajar materi biologi lain di Ulasan materi minvin juga, loh. Selain itu kalian juga bisa join class di Marvin Bimbel, pastinya bakal lebih asik dan menyenangkan. Kenapa? Karena kamu akan dipandu oleh para tentor yang cara mengajarnya bikin kamu mudah paham terhadap materi. Nggak percaya? Cobain aja yuk pilih program yang kamu butuhkan di sini! dan daftarkan diri kalian ya sobat.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *