Adaptasi Morfologi │Kelas 6

Halo sobat, kalian pasti pernah dengar makhluk hidup yang tidak mampu beradaptasi maka akan punah atau dengan kata lain tidak dapat bertahan hidup. Kalian sudah tau apa arti adaptasi secara ilmiah? Adaptasi merupakan cara suatu organisme untuk mengatasi tekanan dari lingkungan disekitarnya dalam mempertahankan hidup. Yang mana organisme yang bisa beradaptasi akan bertahan hidup dan yang tidak dapat beradaptasi dengan baik maka akan mengalami punah atau menjadi langkah jenisnya.

Organisme yang bisa beradaptasi dengan lingkungannya maka bisa memperoleh air, udara dan nutrisi (makanan), mengatasi kondisi fisik lingkungan seperti temperatur, cahaya dan panas, mempertahankan hidup dari musuh alaminya, melakukan reproduksi dan merespon berubahnya yang terjadi di sekitarnya.

Nah, cara adaptasi makhluk hidup di bagi jadi tiga, yaitu morfologi, fisiologi, dan tingkah laku. Pada ulasan ini, minvin akan menjelaskan ketiga cara adaptasi morfologi pada makhluk. Morfologi merupakan bagian dari makhluk hidup yang berupa bentuk dan fungsinya. Lalu, Apakah adaptasi morfologi itu? Perubahan seperti apa yang bisa terjadi pada makhluk hidup? Bagaimanakan adaptasi morfologi pada tumbuhan dan hewan terjadi?

Adaptasi Morfologi

Penyesuaian makhluk hidup melalui perubahan bentuk organ tubuh yang berlangsung sangat lama untuk kelangsungan hidupnya disebut adaptasi morfologi. Adaptasi ini sangat mudah di kenali dan mudah di amati karena tampak dari luar.

Pada Tumbuhan

Adaptasi morfologi pada tumbuhan di tandai dengan perubahan atau perbedaan pada bentuk daun, akan, dan batang tumbuhan sebagai bukti adaptasi penyesuaian diri terhadap lingkungannya. Adaptasi morfologi pada tumbuhan di bagi menjadi tiga yaitu tumbuhan yang hidup di perairan (hidrofit), tumbuhan yang hidup di daerah kering (xerofit), dan tumbuhan yang hidup di daerah lembab (higrofit).

Selain yang sudah di paparkan, adaptasi morfologi pada tumbuhan bisa di lihat pada

  • duri pada mawar digunakan untuk mempertahankan diri dari gangguan hewan atau manusia.
  • Jagung akan menggulungkan daunnya pada musim kemarau untuk mengurangi penguapan.
  • Bakau memiliki akar napas yang memanjang dan menjulang di permukaan air supaya tetap mampu mengambil oksigen dari udara meskipun terjadi pasang surut.

Pada Hewan

Oke sobat kalian pernah tidak terpikir, mengapa Hewan elang mempunyai paruh yang agak melengkung kebawah, tajam, dan rahang yang kuat, karna untuk mencabik-cabik daging mangsanya, dan mempunyai kaki yang pendek dan bercakar karna untuk mencengkram mangsa nya agar tidak terlepas. cara itu merupakan salah satu adaptasi morfologi.

Selain yang sudah di paparkan minvin di atas, adaptasi morfologi pada hewan juga bisa di lihat pada beberapa fenomena sebagai berikut.

  • Bentuk kaki bebek  mempunyai selaput renang di antara jari kakinya. Berfungsi untuk berjalan di lumpur atau membantu saat berenang.
  • Bentuk penyesuaian diri unta adalah adanya tempat penyimpanan air di dalam tubuhnya dan memiliki punuk sebagai penyimpan lemak. Hal inilah yang menyebabkan unta dapat bertahan hidup tanpa minum air dalam waktu yang lama.
  • Gigi hewan karnivora atau pemakan daging beradaptasi menjadi empat gigi taring besar dan runcing untuk menangkap mangsa, serta gigi geraham dengan ujung pemotong yang tajam untuk mencabik-cabik mangsanya.
  • Serigala yang tinggal di kutub memiliki rambut yang tebal supaya ia tidak kedinginan.

Mudah kan, Sobat? Jangan lupa untuk terus belajar supaya makin paham, ya! Psst.. belajarnya bisa sambil melihat kondisi kondisi di lingkungan sekitar yang sesuai dengan pokok pembahasan. Biar lebih terarah kalian bisa mengikuti bimbingan outclass dari marvin. kalian bisa belajar nyaman di rumah dengan pendampingan tentor profesional. Nyaman sekali bukan? Untuk yang domisili Kabupaten Pati, Yuk segera pesan tentor untuk menemani belajar kalian di sini ya.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *