Polimer │Kelas 12 IPA

Ketika belanja bulanan di supermarket, Eh pas di kasir, mbak-mbak minimarketnya malah tanya, “bawa kantong belanjanya, bu?”

Sobat, pernah nggak, sih, ketika kamu belanja di supermarket , kakak kasirnya bertanya kamu mau bawa kantong belanja atau tidak? Yap sekarang supermarket di beberapa daerah sudah tidak  menyediakan kantong plastik lagi untuk belanjaanmu. Wah, pasti ribet banget, ya kalau misal pas belanja tapi lupa bawa kantong belanja.

Tapi, hal itu bukan tanpa alasan, lho, sobat. Mbak-mbak kasir minimarket melakukan itu bukan karena menyusahkan kita atau tidak mau rugi kantong plastik, tetapi memang sedang melakukan sebuah gerakan massal yang di kenal sebagai diet kantong plastik. Gimana sudah pernah dengar belum? Kalau belum pernah yuk coba cek artikel minvin di bawah ini.

Cek di Teknologi Ramah Lingkungan│Kelas 9

Gimana sudah tau kan kenapa diet plastik di adakan. yap tidak lain adalah untuk mengurangi sampah plastik dan meminimalisir pencemaran lingkungan. Yuk ikut andil sebagi pelopor penjaga lingkungan yang sehat dan nyaman.

Nah sobat ada satu hal lagi yang perlu kalian tau lho. Plastik itu memiliki kandungan senyawa kimia yang berbeda beda. Dngan adanya kandungan kimia tersebut beberapa plastik jenis tertentu bisa berbahaya bagi kesehatan kita jika salah dalam penggunannya. Maka dari itu kita perlu tau setiap jenis plastik dan kandungannya masing masing.

Terkait dengan kandungan senyawa kimia, plastik sering di sinonimkan dengan istilah kimia polimer. Nah apa itu polimer yuk simak ulasan minvin berikut.

Polimer ?

Polimer juga disebut molekul raksasa atau makromolekul. Semua polimer merupakan makromolekul, akan tetapi tidak semua makromolekul adalah polimer. Polimer adalah senyawa yang memiliki massa molekul besar dengan struktur berupa rantai, tersusun atas monomer yang berulang. Molekul polimer dapat di andaikan dengan sebuah rantai yang setiap mata rantainya mewakili satu unit pembangun. Unit pembangun itu berasal dari molekul sederhana yang disebut monomer.

Berbagai Macam Polimer 

Senyawa polimer banyak dimanfaatkan dalam kehidupan sehari – hari lho. Berikut ini akan dibahas beberapa kegunaan polimer. Yuk kita simak.

Karet Alam

Karet alam merupakan polimer dari isomer isopropena (CH2=C(CH3)-CH=CH2). Karet alam bersifat elastis, lunak dan lengket dalam keadaan panas. Karet dapat dikeraskan jika dimasak dengan belerang. Pengerasan ini terjadi karena terbentuk ikatan silan disulfida antarantai yang disebut proses vulkasnisasi. Hasil vulkanisirnya digunakan untuk membuat ban kendaraan.

Karet Sintetis

Seiring dengan perkembangan industri otomotif, kebutuhan akan roda yang berkualitas terus meningkat. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, dibuatlah karet sintetis. Umumnya karet sintetis dibuat dengan cara kopolimerisasi. Beberapa macam karet sintetis diantaranya adalah polibutadiena, polikloropena, dan SBR.

Serat Sintetis

Contoh serat sintetis adalah nilon dan terilena. Serat sintetis tahan terhadap bakteri sehingga bersifat tahan lama. Nilon dan terilena berasal dari polimerisasi kondensasi. Nilon banyak digunakan pada industri pembutan serat sedangkan terilena digunakan sebagai serat untuk membuat lapisan film tipis yang disebut dengan milar.

Orlon

Orlon merupakan hasil polimerisasi kondensasi akrilonitril. Orlon digunakan untuk bahan serat tekstil seperti pada industri pengolahan wool dan karpet.

Plastik

Plastik berasal dari polimerisasi adisi dari berbagai monomer ikatan rangkap. Berikut contoh polimer plastik dan manfaatnya.

  • Polietilena merupakan hasil polimerisasi dari reaksi adisi etena. Jenis plastik ini merupakan plastik yang paling sederhana dan paling murah. Polietilena bersifat elastis, dapat di tempa, tahan bahan kimia, dan memiliki kerapatan rendah. Polietilena digunakan untuk membuat kantung plastik, jas hujan, ember.
  • Polipropilena memiliki sifat yang sama dengan polietilena tetapi memiliki kelebihan yitu lebih kuat dan lebih tahan panas daripada polietilena. Monomer polipropilena adalah propena. Polipropilena digunakan untuk membuat botol plastik, karung plastik, dan pembungkus kabel listrik.
  • Polivinilklorida merupakan jenis plastik yang paling yang paling banyak di produksi dan digunakan untuk membuat pipa dan selang. Monomer PVC adalah viniklorida.
  • Tetrafluoroetena banyak di kenal sebagai bahan untuk membuat penggorengan dan panci anti lengket karena sifatnya yang tahan terhadap suhu tinggi dan bahan kimia.
  • Fenol formaldehid terbuat dari dua jenis monomer yaitu fenol dan formaldehid. Polimer ini memiliki struktur yang kuat, titik leleh yang tinggi, tidak mudah pecah dan tahan api. Fenol formaldehid digunakan untuk membuat peralatan listrik, seperti stop kontak dan steker listrik.

Oke sobat itu ulasan mengenai polimer. Plastik berguna dalam kehidupan sehari-hari. Akan tetapi, penggunaan plastik dapat menimbulkan permasalahan. Yuk pelajari masalah yang timbul dari penggunaan plastik dengan baca baca postingan minvin di ulasan materi marvin.id ya. selain itu kalian juga bisa mendaftarkan diri sebagai siswa marvin untuk join class dengan bimbingan tentor – tentor profesional. See ya…

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *