Badan Usaha dalam Perekonomian Indonesia │ Kelas 10 IPS

Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam. Pada perekonomian, sumber daya alam perlu diolah agar dapat di manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Lantas siapa yang mengelola sumber daya alam tersebut? Kamu pernah dengar istilah PT, CV, Firma, atau Badan Usaha Perseorangan nggak sih? Kalau pernah, apakah tahu maksudnya? Perhatikan deh, saat melintasi jalanan kota-kota besar, di mana terdapat gedung-gedung yang besar, seringkali terpampang tulisan PT atau CV. Nah, biar kamu tahu maksud dari semua itu? PT, CV, Firma, dan Badan Usaha Perseorangan adalah bentuk-bentuk badan usaha.

Salah satu contoh kita lihat jalan tol transjawa. Pernahkah anda berpikir material apakah yang digunakan untuk membangun jalan tol tersebut? Material yang digunakan untuk pembangunan jalan tol adalah beton (campuran semen, kerikil, dan pasir). Salah satu unsur beton yaitu semen di produksi oleh perusahaan milik negara dan perusahaan milik swasta. Perusahaan negara penghasil semen, misalnya PT. Semen Indonesia. Perusahaan negara pelaksana pembangunan jalan tol yaitu PT. Jasa Warga, Tbk. Dan PT Waskita Karya, Tbk. Pada perekonomian Indonesia, perusahaan negara dan perusahaan swasta saling bersinergi dalam melaksanakan pembangunan ekonomi. Apa saja peran tiap-tiap perusahaan tersebut? Simaklah pembahasannya minvin berikut.

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)

Pada perekonomian nasional, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berkembang pesat. Sebagian atau seluruh kepemilikan modal BUMN di miliki oleh pemerintah. Dalam kegiatan, BUMN berperan menyediakan barang dan atau jasa bagi masyarakat. Selain BUMN ada pula Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang berperan sebagai penyedia barang dan atau jasa bagi masyarakat daerah. BUMN dan BUMD saling bersinergi dalam memnuhi kebutuhan masyarakat. Hal yang membedakan adalah kepemilikan dan skala yang di perbolehkan.  BUMN adalah milik negara, dan dapat beroperasi di seluruh Indonesia untuk menyelenggarakan bisnisnya, sedangkan BUMD adalah milik suatu daerah tertentu dan di pisahkan dari kekayaan daerah. BUMD boleh menyelenggarakan kegiatannya di wilayah asalnya atau di wilayah lain dengan izin kerjasama dari pemerintahan daerah tersebut.

Bentuk BUMN DI Indonesia

Dahulu BUMN di Indonesia terdiri atas perusahaan jawatan (perjan), perusahaan umum (perum) dan perusahaan perseroan (persero). Akan tetapi setelah di terbitkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara, bentuk perjan di ubah menjadi perum dan persero.

Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam.sumber daya alam digunakan untuk kemakmuran rakyat. Siapa yang mengolah sumber daya tersebut? Sumber daya alam Indonesia diolah BUMN, BUMD dan BUMS yang selanjutnya di distribusikan kepda masyarakat. BUMN dan BUMD merupakan pelaku ekonomi dalam sistem perekonomian nasional,selain koperasi dan BUMS. Dalam perkembangnnya, BUMN dan BUMD berkontribusi positif bagi perekonomian untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Sektor ekonomi yang di kelola BUMN dan BUMD di antaranya sektor pertanian, keuangan, manufaktur, perkebunan, kehutanan, transportasi, pertambangan, listrik, telekomunikasi, perdagangan, dan konstruksi.

Oke itu penjelasan dari minvin tentang badan usaha. Pada pembahasan di atas kita sempet menyinggung selain badan usaha juga ada perusahaan. Nah kalian tau tidak kira kira apa kaitannya perusahaan dan badan usaha? Untuk tau dan faham lebih lanjut jangan lupa stay tune di blog kami ya. Next akan minvin bahas. Selain itu kamu juga bisa bergabung di program marvin bimbel, agar kamu mendapat pendampingan belajar yang tepat. Dengan begitu kalian lebih mudah memahami materi pembelajaran di sekolah dan juga mendapatkan berbagai macam ilmu menarik lainnya. kalian bisa konsultasi dengan admin kami disini ya kak untuk memilih program yang cocok untuk sobat marvin.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Satu pemikiran di “Badan Usaha dalam Perekonomian Indonesia │ Kelas 10 IPS”