Gerak Jatuh Bebas │ Kelas 10 IPA

Hai sobat marvin. Pernahkah kamu mendengar cerita dari ilmuwan tersohor, Sir Isaac Newton, yang kejatuhan buah apel? Nah, menurut suatu cerita, saat itu Newton sedang duduk santai di taman rumahnya dan memerhatikan sebuah apel yang jatuh dari pucuk pohon.

Cek Juga : Rotasi Bumi│Kelas 6

Pada saat itu juga, newton sedang berpikir tentang persoalan gaya tarik yang tampaknya tidak berhubungan dengan gaya yang bekerja pada Bulan. Ia mengamati bahwa suatu benda yang di lepaskan dari ketinggian tertentu di atas permukaan Bumi selalu akan jatuh bebas ke permukaan Bumi (Tanah). Hal ini tentu saja disebabkan pada benda tersebut bekerja sebuah gaya tarik yang disebutnya gaya gravitasi. Tiba-tiba saat timbul inspirasinya bahwa jika gaya gravitasi Bumi bekerja pada puncuk pohon dan bahkan pada puncak gunung, gaya gravitasi Bumi tentu saja dapat bekerja pada Bulan. Setiap benda yang dilepas selalu jatuh bebas kepermukaan Bumi sehingga Newton pun menyimpulkan bahwa pusat Bumilah yang mengerjakan gaya pada benda tersebut dengan arah selalu menuju ke pusat bumi.

Benar atau tidaknya cerita tentang buah apel jatuh yang kemudian menjadi dasar pemikiran Newton dalam menemukan teori gravitasi, pastinya Newton tidak menemukan teori gravitasi sesaat setelah fenomena apel jatuh itu terjadi. Diperlukan waktu bertahun-tahun sampai akhirnya Newton berhasil menemukan rumus hukum gravitasinya itu.

Tapi, bukan masalah hukum gravitasi atau asal mula hukum gravitasi yang akan kita bahas, melainkan kejadian si “apel jatuhnya” itu Sobat. Kenapa? Karena ada hubungannya dengan gerak jatuh bebas yang akan kita bahas pada artikel kali ini. Hmm, daripada penasaran, langsung saja yuk kita simak!

Gerak jatuh bebas

Apa itu gerak jatuh bebas? Gerak jatuh bebas adalah gerak jatuh benda yang tidak memiliki kecepatan awal (V0 = 0). Jika selama benda itu jatuh hambatan udara di abaikan, maka percepatannya konstan (tetap) dan besarnya sama dengan percepatan gravitasi bumi. Selain itu, waktu yang di butuhkan benda saat jatuh tidak bergantung pada massanya, tapi bergantung pada ketinggiannya. Contohnya pada kehidupan sehari-hari adalah ketika buah apel jatuh dari pohonnya. Buah tersebut jatuh tanpa adanya kecepatan awal. Ilustrasi GJB dapat di lihat pada gambar di bawah:

Perlu kamu ingat ya, gerak jatuh bebas berbeda dengan gerak vertikal ke bawah. Meskipun kedua benda sama-sama bergerak jatuh tegak lurus ke bawah, tapi pada gerak vertikal ke bawah, benda masih memiliki kecepatan awal tertentu (V0 ≠ 0). Oh iya, pada gerak jatuh bebas, terdapat rumus-rumus yang bisa kamu ketahui nih, yaitu:

Cek Juga : Peranan Senyawa Hidrokarbon dalam Pematangan Buah │Kelas 11 IPA

Sobat Marvin, kamu masih bingung dengan materi ini? Jangan khawatir, gabung aja di Marvin Bimbel. Di sana, semua materi akan di jelaskan secara lengkap dan menarik oleh Tentor terbaik dengan kondisi kelas yang nyaman dan kondusif. Selain itu, ada evaluasi dan smart test juga lho yang dapat mengukur sejauh mana materi yang sudah kamu mengerti. Penasaran?

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *