Rotasi Bumi│Kelas 6

Mario     : “ Wah, seru sekali, ya. Permainan kita hari ini. Sayang sekali, hari sudah sore. Ayo, kita pulang!”

Vina    : “Iya, seru sekali. Seandainya kita dapat terus bermain sepanjang hari, pasti akan sangat menyenangkan. “

Mario   : “Iya, betul, tetapi malam pasti akan tiba dan kita harus segera pulang.”

Vina    : “Betul, Mario, pasti akan susah bermain bola ketika malam. Mengapa ada siang dan ada malam?

Mario   : “Ayo, kita cari informasinya, teman-teman.”

Mengapa ada siang dan ada malam ?

Ketika pagi hari, saat membuka jendela, kamumelihat cahaya di langit. Cahaya itu tanda Matahari telah terit. Saat makan siang, matahari berada di tempat tinggi di langit. Saat waktunya makan malam, matahari tidak tampak lagi di langit, tenggelam di cakrawala. Pertanyaannya benarkah Matahari yang bergerak? Mari kita cari tahu. 

Matahari tampak terbit di pagi dan tenggelam di sore hari karena rotasi bumi. Bumi terus berotasi sehingga Matahari tampak terbit di sebelah timur, dan tenggelam di sore hari. Sekali lagi, ini karena rotasi Bumi.

Bagaimana rotasi bumi bisa terjadi?

Bumi bergerak seperti gerakan permainan gangsing. Planetmu bergerak mengelilingi garis khayal yang di sebut sumbu. Gerakan Bumi mengelilingi sumbu/poros di sebut rotasi Bumi. Waktu Bumi mengalami satu kali rotasi adalah 24 jam.

Sekarang, lakukan percobaan. Menghadaplah kamu ke lampu. Anggaplah kamu sebagai Bumi dan lampu sebagai Matahari. Kepalamu sebagai poros Bumi.

Berputarlah di tempat pelan-pelan sambil mengamati posisi lampu terhadap diri kalian dengan arah berlawanan arah jarum jam. Demikianlah, matahari yang tampak bergerak, sesungguhnya Bumilah yang bergerak. Peristiwa pergerakan tersebut di namakan sebagai gerak semu harian Matahari. Di katakan gerak semua karena gerak tersebut bukanlah gerak Matahari yang sesungguhnya. Peristiwa itu terjadi karena adanya perputaran Bumi pada porosnya. Gerak bumi itulah yang menyebabkan Matahari seolah-olah bergerak dari timur ke barat.

Apa akibat dari rotasi bumi?

Bumi kita berputat membentuk lingkaran 360 derajat dan membutuhkan waktu 24 jam untuk satu kali putaran. Apa akibat perputaran tersebut? Untuk mengetahuinya, amati bola dunia atau peta dunia serta garis yang tampak di dalamnya. Tahukah kamu, garis yang tampak pada bola dunia atau peta dunia di sebut garis lintang (paralel) dan garis bujur (meridian)

Garis lintang adalah garis khayal horizontal yang melingkari Bumi yang di bedakan menjadi dua, yaitu Lintang Utara (LU) dan Lintang Selatan (LS). Perlu kalian ketahui garis lintang tersebut di gunakan sebagai pedoman untuk pembagian wilayah iklim.

Garis bujur adalah garis khayal membujur yang membelah Bumi menjadi belahan barat dan belahan timur. Grais bujur yang terletak di belahan barat di sebut garis Bujur Barat (BB), sedangkan yang terletak di belahan timur di sebut garis Bujur Timur (BT). Kegunaan dari Garis bujur sendiri sebagai pedoman untuk pembagian wilayah waktu.

Garis Bujur Barat (BB) dan garis Bujur Timur (BT) berhimpit di garis 0’ Greenwich. Garis ini melalui Greenwich Observatory di Kota London, Inggris. Oleh karenanya, kota itu di tetapkan sebagai penentu waktu inter-nasional.

Saat berotasi 1° derajat, maka Bumi membutuhkan waktu 4 menit. Apabila berputar 15°, Bumi membutuhkan waktu satu jam. Berdasarkan perhitungan itulah, setiap tempat di muka Bumi yang mempunyai selisih garis bujur 15° akan mempunyai perbedaan waktu satu jam. Wilayah Indonesia di bagi menjadi 3 derah waktu. Pembagian ini menyebabkan adanya perbedaan waktu. Perbedaan waktu tersebut di antaranya adalah WIB, WITA, WIT.

Oke, sekarang sobat marvin sudah paham bahwa perputaran bumi memiliki banyak dampak terhadap kehidupan kita. Lalu, bagaimana dengan perputaran bumi mengelilingi matahari yang di sebut revolusi bumi? Baca artikel lanjutannya ya! Jika sobat marvin ingin dapatkan rangkuman materi komplit dengan penjelasan sederhana dan menarik stay tune di laman Marvin ya.  

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 pemikiran di “Rotasi Bumi│Kelas 6”