Pemilu 2019

sejarah pemilu indonesia - marvin bimbingan belajar

PEMILU DI INDONESIA

Pada april tahun 2019, Indonesia akan mengadakan pemilihan umum atau biasa disebut Pemilu. Pemilihan Umum (Pemilu) adalah proses pemilihan (orang) untuk mengisi posisi politik tertentu. Posisi-posisi ini beragam, mulai dari presiden, wakil rakyat di berbagai tingkat pemerintahan, hingga kepala desa. Dalam pemilu, pemilih dalam pemilu disebut konstituen, dan para peserta pemilu menawarkan janji dan program selama periode kampanye kepada pemilih.

Kampanye ini dilakukan untuk waktu yang telah ditentukan, menjelang hari pemungutan suara. Setelah pemungutan suara selesai, proses penghitungan dimulai. Pemenang pemilihan ditentukan oleh aturan atau sistem penentuan pemenang yang sebelumnya telah ditentukan dan disetujui oleh para peserta, dan disosialisasikan kepada para pemilih.

Pemilihan umum adalah salah satu upaya untuk mempengaruhi masyarakat secara persuasif dengan melakukan retorika, hubungan masyarakat, komunikasi massa, lobi dan kegiatan lainnya. Indonesia telah mengadakan beberapa pemilihan, mulai tahun 1955, 1971, 1977-1997, 1999, 2004, 2009, 2014 dan 2019.

Baca Juga : Universitas Al Azhar

PEMILU 2014

Pemilu 2014 diadakan dua kali pada 9 April 2014 dengan tujuan memilih legislator, diikuti 3 bulan kemudian pada 9 Juli 2014 dengan tujuan memilih Presiden dan Wakil Presiden.

Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah 2014 (umumnya disingkat Pemilu Legislatif 2014) untuk memilih 560 anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), 132 anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), dan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten / Kota) di seluruh Indonesia 2014-2019.

Ada sepuluh Partai Politik yang ikut serta dalam Pemilu 2014, yaitu: Partai Amanat Nasional, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Demokrat, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrasi Nasional (Nasdem) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Baca Juga : Sosmed? Sosial Media?

PEMILU 2019

Indonesia akan mengadakan pemilihan serentak pada 17 April 2019. Rakyat Indonesia tidak hanya akan memilih Presiden dan Wakil Presiden tetapi juga anggota Legistaltif lainnya.

Kepala Subdirektorat Lembaga Pemerintah dan Badan Perwakilan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Dedi Taryadi mengatakan bahwa pelaksanaan pemilu serentak ini adalah yang pertama kalinya di Indonesia. Ini adalah sejarah pemilu di Indonesia.

“Bahwa pada 17 April 2019 pemilu berikutnya akan dilaksanakan serentak. Semua komponen bangsa harus melakukan upaya penyebaran informasi, sehingga masyarakat harus bersiap melakukan pemilu tersebut. Masyarakat akan memilih anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota hingga memilih Presiden dan Wakil Presiden” jelasnya.

Pada pemilu 2019 akan ada 16 partai politik nasional yang ikut berpartisipasi. Jumlah ini meningkat dari Pemilu Legislatif 2014 sebanyak 12 partai politik nasional dan 3 partai politik lokal. Pemilu 2019 akan berlangsung serentak antara Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, yaitu pemungutan suara akan diadakan pada hari yang sama yaitu 17 April 2019.

Baca Juga : Tips Menghadapi Kenaikan Kelas

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Satu pemikiran di “Pemilu 2019”