Korpri 2018

Presiden Joko Widodo menghadiri upacara ulang tahun ke-47 Korps Pegawai Indonesia (Korpri) di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (29/11/2018) pagi. Pada upacara tersebut, Jokowi diangkat sebagai inspektur upacara. Dalam sambutannya, Jokowi berpendapat bahwa ASN harus segera beradaptasi dengan perkembangan zaman. Presiden juga meminta ASN untuk lebih meningkatkan layanan kepada publik. Jokowi menekankan bahwa Revolusi Industri 4.0 telah membawa perubahan dalam lanskap sosial, politik, ekonomi dan budaya di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

lambang korpri

Baca Juga : Ini 5 hal yang perlu kamu lakukan untuk menghadapi SBMPTN

Jokowi menyatakan bahwa perubahan sosial dan ekonomi yang cepat harus diantisipasi oleh ASN dengan membuat banyak penyesuaian. Karena perkembangan teknologi informasi, terutama komputasi dan media sosial, harusnya memang memudahkan kerja birokrasi. Namun, teknologi ini juga memfasilitasi orang untuk mengekspresikan aspirasi mereka dan menuntut layanan yang lebih baik dari Aparatur Sipil Negara. “Penggunaan teknologi oleh publik dan dunia usaha untuk menyampaikan aspirasi mereka akan ditanggung oleh Aparatur Sipil Negara jika tidak diikuti perubahan pekerjaan” jelas Jokowi.

Tahukah Sahabat Marvin, sejak kapan kelahiran pegawai Republik Indonesia?

Catatan sejarah pada tanggal 25 September 1945, almarhum Bapak Kasman Singodimedjo sebagai Ketua Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP). Beliau mengeluarkan deklarasi yang berbunyi, “Presiden memutuskan bahwa pejabat Indonesia dari semua posisi dan level ditentukan untuk menjadi pegawai Republik dari Indonesia. Dengan keyakinan penuh bahwa mereka akan menumpahkan semua jiwa dan kekuatan tubuh untuk keselamatan Republik Indonesia. Sekretaris Negara telah meminta untuk diberitahu bahwa hanya perintah dari Pemerintah Republik yang sesuai dengannya. ”

Baca Juga : Tingkat Kesulitan HOTS UN 2019 akan Meningkat, Siswa Harus Bersiap

Setelah pengumuman KNIP tentang penentuan karyawan Republik Indonesia, Sekretaris Negara AG Pringgodigdo mengeluarkan pepatah melingkar, “Kami dengan ini memberikan Keputusan Presiden dan contoh sumpah untuk diteruskan kepada karyawan. Sumpah ini dapat diucapkan bersama-sama. Selain itu, untuk menghilangkan semua kekacauan dan keraguan dalam pemerintahan sehingga keamanan terjamin. Seluruh karyawan hanya mengikuti perintah dari Republik Indonesia dengan mediasi para Menteri atau Pihak Berwenang Republik Indonesia di bawah para Menteri tersebut. ”

Korps Pegawai Republik Indonesia, atau disingkat sebagai Korpri, adalah organisasi di Indonesia yang anggotanya terdiri dari Pegawai Negeri Sipil, pegawai BUMN, BUMD dan anak perusahaan, dan perangkat Pemerintah Desa. Namun, Korpri sering dikaitkan dengan Pegawai Negeri Sipil. Posisi dan kegiatan Korpri tidak dapat dipisahkan dari layanan.

Nah, sejak kapan hari Korpri diadakan?

Korpri yang didirikan pada 29 November 1971 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 82 tahun 1971, yang merupakan forum untuk mengumpulkan seluruh pegawai Republik Indonesia. Selama Orde Baru, Korpri digunakan sebagai alat kekuasaan untuk melindungi pemerintah yang berkuasa saat itu. Tetapi sejak era reformasi, Korpri telah berubah menjadi organisasi yang netral, tidak mendukung partai politik tertentu.

Baca Juga : Sosmed? Sosial Media?

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *